Selasa, 10 Maret 2015

Demi waktu < Hendra pdg >

Mungkin aku mmang lemah
mungkin aku tak pernah punya lelah
saat aku terdiam menangisi pergimu
terus ku terpaku oleh harapan semu

Seperti....tlah cukup bayak ku tulis
Telah cukup dalam hati ini ku iris
agar ku coba lg cinta ini dari semula
dengan ia yank yg mampu mrasakan nya

Namun cinta untukmu trus bertahan
Di sekeping sisa hati ini pun cinta untukmu kurasakan
kerinduan hadirmu tak pernah bisa hilang
oh..tuhan bagaimana smua ini harus kuartikan

Sampai saat nya aku menemukan nya lagi..
Hingga akhir nafas ku

IBU (Karya : Hendra pdg)

Maaf ibu...
kadang tak ku luput memikirkan mu
kadang aku tidak mmbantumu
karna seiring bergelut dgn kesibukan ku
kadang aku pergi meninggal kan rumah
karena seiring nasib yg membatasi semua ini
kadang jarang bicara dengan mu


Tapi kini aku sangat sadar ibu
di hati dan di pikiran ku hanya ibu
betapa aku butuh dirimu ibu

ibu...
ibu sungguh inspirasiku
ibu sungguh tautan ku
ibu benar segala2nya dalam hidupku

maafkan aku ibu
tapi aku slalu ingat psan mu ibu
untuk slalu brsujud dan brdoa kpadanya
aku brjuang smampuku dalam krtidak mampuan ini

Aku janji akan meubah sgalanya
aku janji akan mengukir takdir ini mnjadi kenyataan
aku butuh restumu ibu yg tersayang
sampai kapan pun aku disini aku slalu ada untukmu

Sampai aku pulang kembali
ibu aku tau ini sulit bagimu
aku sakit tampamu disini
tp aku tak snggup hidup tampanya

Aku harap ini lah yg kurasakan yg prtama x nya
ku harap gk kan da lagi crita sprtiku
cukup aku yg mencintainya, sbagai manusia bodoh.
ibu maaf kan aku

Semua pasti indah.....!!!

Kebahagian itu ibarat pedang bermata dua bagiku.
Pertama kali dengar kata obat pasti saya akan berpikir
rasanya yang pahit. Sebab mau obat yang dalam
bentuk sirup pun tetap ada rasa pahitnya.
Waktu kecil saya jarang sakit, tetapi kalau sakit paling
malas kalau disuruh makan obat. Karena rasanya yang
pahit. Tetapi ketika mulai remaja, dan mulai sakit
persendian juga tulang belakang. Hampir setiap hari
saya makan obat anti sakit.
Karena makin hari tulang belakang nggak bisa dilurusin.
Akhirnya saya pun kesulitan untuk menelan obat.
Sehingga selama obat itu boleh di potong atau
hancurkan, saya memakannya dengan mengigitnya.
Awalnya sungguh tidak enak, sebab sangat pahit dan
beberapa obat baunya aneh. Tetapi lama kelamaan
saya menikmatinya.
Saya berpikir pahit adalah salah satu rasa yang dapat
kita rasakan dengan lidah kita. Dulu saya tidak
mengerti kenapa banyak orang yang suka makan sayur
yang pahit-pahit. Saya kira mereka suka karena
mereka dapat menikmati rasa pahit itu.
Lalu di dalam kehidupan kita pun sebagai anak Tuhan.
Terkadang Tuhan membawa kita mengalami masa-
masa yang pahit. Di alkitab pun ada contohnya yang
sangat terkenal, diizinkan Tuhan mengalami masa-
masa yang sangat pahit yaitu cerita Ayub.
Jika kita saat ini berada di masa-masa yang pahit.
Cobalah untuk menikmatinya. Sebab seperti lidah kita
diciptakan untuk merasakan berbagai rasa.
Demikianlah kehidupan kita dirancang oleh Tuhan
supaya dapat menikmati segala yang terjadi di dalam
dunia ini.
Entah pahit, manis, asin, asam, atau pun pedas yang
kita rasakan saat ini, marilah kita tetap bersyukur
kepada Tuhan.
* * * * *
.

Senin, 25 Agustus 2014

IBU


"Saat engkau lahir ke dunia,tali pusarmu di potong
tapi bekas tali pusar itu tetap ada di tubuhmu.
Agar engkau selalu ingat dengan sosok perempuan
luar biasa yang memberimu makanan melalui
tubuhnya.
''YA ALLAH..Jadikan ibu kita semua sebagai
perempuan Ahli Surga."